TAK MENYUARAKAN CINTA
Menyukai adalah sebuah naluri bawah sadar, datang begitu saja, tanpa perlu untuk direncanakan. Menyukai seseorang mungkin berawal dari look (penampilan, ketampanan, dll), apa yang kita lihat dari orang tersebut. Kemudian bisa jadi dari intensitas pertemuan atau perhatian yang diberikan. Apalagi perempuan, sangat mudah tersentuh hatinya.
Tidak semua orang yang selalau berada di sekita kita, juga dekat di hati. Hanya orang-orang tertentu. Kau ingin selalu dekat dengannya, mencari alasan untuk bisa berkomunikasi, ingin pergi kemana dia pergi, merasa nyaman jika sedang berbincang, selalu ingin melihat apa saja yang dia posting, apakah dia sedang online atau tidak.
Hubungan seperti ini tidak mudah. Kadang ingin segera menghilang jika bertemu, menjaga bahasa tubuh agar tetap bersikap biasa, komunikasi harus diatur agar tak ketahuan, tidak me-like statusnya agar tak terbaca oleh yang lain, harus menyibukkan diri agar tak selalu memikirkannya. Harus bersabar jika bertepuk sebelah tangan atau dia tak kunjung datang.
Beginilah hubungan ini harus dijalani. Entah mengapa belum juga dipertemukan dalam ikatan yang sah. Hubungan ini telah berjalan sejak 5 tahun atau mungkin 6 tahun yang lalu. Hanya seperti ini, tak ada peningkatan status. Tak banyak perubahan berupa janji atau komitmen, sejak saat itu masih sebatas 'cinta dalam hati'. Masih menghitung hari, menentukan target tahun, merangkai hayalan masa depan, menikmati kenangan-kenangan, menaksir kedalaman rasa.
Cinta dalam hati, tak tercakapka dalam keramaian yang tak pernah dirayakan hari jadinya, yang tak pernah diumumkan sosok dan namanya, yang tak pernah terikat status. Disini seseorang masih betah bersama semilir angin sunyi menanti hari lamaran atau kabar tentang beredarnya undangan bersama siapa.
Disini berpasrah dengan waktu untuk menjawab semuanya. Menjalaninya tanpa membebani karena hubungan tak selalu harus berakhir dengan pernikahan. Juga bisa jadi sebatas teman atau kenalan. Rahmat Tuhan tak hanya tentang saling berpasangan. Tapi juga tentang kebahagiaan2 kecil yang kita ciptakan sendiri. Karena jalan ke syurga tak hanya satu dan tak mesti selalu bersama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar