Setiap orang pasti pernah berada disebuah kondisi dimana merasa
beban itu terlalu berat untuk dipikul. Entahkah itu masalah keuangan, masalah
keluarga, masalah pekerjaan, masalah interaksi sosial, masalah study. Ada banyak
hal yang tidak sesuai keinginan, urusan tidak selancar apa yang kita harapkan,
cita-cita tidak kunjung terwujud, orang-orang sekita hanya menjadi masalah.
Semua orang menginginkan selesai study diwaktu yang tepat, mendapat
pekerjaan dengan cepat, mandiri, menikah dan memiliki keluarga bahagia dan
berkecukupan. Idealnya seperti itu. Tapi karena hidup ini ujian. Maka tidak
mungkin akan seperti itu. Harus bersusah payah terlebih dahulu.
Ada persoalan yang membelit. Dalam bayang, ini adalah kepedihan yang
panjang. Terasa terjatuh, tidak bisa berbuat apa-apa. Berpikir dunia ini
terlalu kejam. Terlalu memaksakan kehendak pada kemampuan diri yang tak
memimiliki apa-apa. Hari itu sangat
butuh ada teman untuk berbagi. Ada teman untuk bertumpuh. Ada yang menolong untuk memberikan jalan
keluar. Kemudian semakin menyakitkan ketika tidak mendapatkan semua. Bahkan mereka
terasa semakin memberatkan masalah.
Inilah dia tempat belajar terbaik, bahwa orang-orang sekalipun dia
teman yang sangat dekat tidak bisa berharap banyak padanya. Setiap mereka
memiliki ujian sendiri. Mereka memiliki titik lemah sendiri. Kemudian berpikir,
“mengapa takut dengan kemiskinan. Padahal kita memiliki Allah Yang Maha Kaya”. Segala
daya upaya hanya untuk Nya. Dan hanya pada Nya memohon pertolongan. Jika memang
ini urusan karena Allah, maka Dia pulalah yang akan menunjukkan jalannya.
Hidup seperti lautan yang indah bersama ombaknya, seperti jalan yang berhias lika liku, seperti indahnya daratan karena adanya pegunungan. Tak ada yang tak mungkin untuk kita lalui. Hanya perlu waktu untuk belajar menaklukkan ombak, belajar menaklukkan pendakian yang curam, bersabar dengan perjalan panjang yang berliku. Dan akan indah pada waktunya. Dan semua itu jika bersama Penciptanya. Yang paling tahu bagaimana cara melaluinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar